1. PEMBELAJARAN BERKESINAMBUNGAN
Kita mengenal kata belajar saat kita bersekolah. "cepat mandi, ganti baju, makan dan sekolah!" itu kata kata orang tua kita yang sering kita dengar dan itulah definisi kata "belajar" yang kita miliki hingga saat ini... ya, kebanyakan dari kita, mungkin anda tidak termasuk. "belajar itu adalah suatu proses yang melelahkan dan menjenuhkan"
Nah, berhubung kita memahami belajar itu melelahkan, sehingga kita senang saat liburan sekolah, guru rapat, dan sekarang lagi ngetrend nih ... sekolah banjir!!
Tanpa anda sadari, kita semua masih belajar ... gak percaya? mari kita buktikan.
Saat anda bekerja di kantor, secara tidak sengaja anda melakukan kesalahan kecil ( misalnya saat anda mau parkir, mobil anda menyerempet mobil bos anda ... hingga mobil bos anda terdorong dan jatuh dari atas gedung berlantai 16 ... ah itu berlebihan ya ) dan bos anda memarahi anda. Jaminan mutu anda tidak akan melakukan kecerobohan itu lagi besoknya! (gimana gak, wong mobil bosnya dibengkel )
contoh ini bisa berlanjut seperti salah ngambil jalan, masuk ke lift yang sedang diperbaiki, kehilangan kunci kendaraan, lupa markir mobil di basement plaza dan seterusnya. bayangkan bila kita tidak belajar dari kesalahan ... hidup ini mengerikan!
kita baru belajar setelah kita melakukan kesalahan yang cukup berdampak ke kehidupan kita, diluar itu ... sayangnya seringkali kita tidak belajar.
Coba ingat untuk satu bulan ke belakang, berapa banyak kesalahan fatal yang anda sudah lakukan? nyaris tidak ada. Itulah sifat dasar manusia yang akan setengah mati menjaga diri kita dari penolakan, kritikan dan mengharapkan penuh akan penerimaan dari orang lain.
kabar baiknya, belajar tidak harus perlu lakukan kesalahan vital seperti diatas. Menurut James J Mapes, pembelajaran itu adalah proses menambah dan bahkan merubah pandangan kita terhadap kehidupan secara terus menerus.
(nah, benar kan tidak harus nyerempet mobil segala! )
Anthony Robbins mengatakan "bila anda merasa gini gini saja, ubah cara pandang anda terhadap kehidupan (metafora)". Coba anda bedakan bila memiliki pandangan "hidup ini sulit dan ruwet" dengan "hidup ini mudah bila kita tahu caranya". Pasti prilaku anda akan berubah... dan hasil nya pun otomatis akan berubah pula.
ini sedikit penjelasan kenapa hidup kita gini gini aja. Kita sudah merasa cukup dan tahu sehingga kita berhenti lakukan pembelajaran dan usaha yang kita lakukan cuma ingin diterima orang lain ... yang ternyata sebenarnya tidak peduli terhadap anda.
masih ingat saat melihat perselingkuhan seorang pejabat dan artis di televisi yang memalukan dan sekarang anda sudah tidak terlalu memikirkannya lagi ... atau bahkan sudah melupakannya?
Jadi jangan terlalu memikirkan kecerobohan anda, tapi pikirkan pelajaran yang didapat dari kecerobohan itu dan terus maju! mereka sibuk memikirkan mereka sendiri kok. just keep going man...