September 1, 2007
Halo apakabar? Siap lanjut bahasannya? Oke lanjut.
Bagi pengunjung baru, silahkan melihat edisi sebelumnya bulan Agustus 2007. Kemungkinan kalau baca halaman ini langsung bisa gak nyambung.
oke kita mulai.
Berdasarkan info kilat bulan lalu, anda sudah mengira ngira karakter dominan apa yg anda miliki. Saya kebetulan karakter dominan plegmatis lalu melankolis terus sanguin dan terakhir koleris.
Nah, tentang hasil experimentnya bagaimana?pada saat bertemu orang yg memiliki karakter dominan yg sama dengan anda apa yg terjadi? Bila tidak sama apa yg terjadi? Mau tahu hasil expermentnya?
Sebenernya jauh akan bermanfaat dan meningkatkan keyakinan diri kita bila kita sendiri yg melakukan experimentnya. Tapi keputusan anda ditangan anda.
Oke, hasil experiment ini adalah, bila kita bertemu karakter dominan yg berlainan, kita cenderung tertarik. Kebalikannya, bila kita bertemu karakter dominan yg sama dgn kita, kecenderungannya adalah tidak tertarik. Persis seperti magnet.
Fakta ini adalah salah satu faktor dari sekian banyak faktor kenapa kita bisa menarik dan bisa tidak menarik orang lain.
Ketidak tahuan kita akan fakta ini merugikan diri kita sendiri dari harapan, prilaku, sikap kita terhadap orang lain. Bayangkan kita setengah mati mempengaruhi orang lain, tapi orang itu sama sekali tidak tertarik dgn kita, karena salah satu alasannya adalah dia memiliki kesamaan karakter dgn kita.
Tapi kebalikannya, kita Cuma diem aja gak ngomong apa apa, ada orang lain yg langsung tertarik dengan kita. Baru ngomong sedikit, dia tambah tertarik dan sedikit lebih lagi, ee dia malah tambah tertarik.
Ini kita bicara salah satu faktor saja, tentu saja ada faktor faktor X lainnya yg mempengaruhi orang lain tertarik dan tidak dgn diri kita, terlepas dari sama atau tidaknya karakter kita.
Bahkan dari gaya penulisan saja, kita bisa memprediksi karakter orang tersebut. Tidak secara tepat, tapi paling tidak bisa dikira kira apakah penulis itu memiliki kesamaan karakter dgn kita atau tidak. Well, bagaimana?
Mudah, anda tertarik atau tidak dgn gaya penulisannya.
Ketertarikan kita akan penulisan memang dipengaruhi banyak faktor seperti isi artikel, banyak sedikitnya isinya, jenis bahasa, gaya bahasa, kosakata, dan seterusnya.
Pernah melihat seorang wanita menurut anda biasa tapi teman anda bilang cantik? Atau anda melihat wanita cantik tapi teman anda bilang itu biasa saja? Salah satu sebabnya adalah sederhana, teman anda memiliki karakter dominan berbeda dgn anda.
Cukup sampai sini. Ntar kebanyakan kita tidak membahas bukunya Marcia Grad lagi.